News & Info

Olimpiade Sosiologi tingkat SMA/MA se-Jatim, diselenggarakan pada Sabtu (28/4) oleh HMJ Sosiologi Universitas Negeri Malang. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Ki Hajar Dewantara Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Acara ini merupakan ajang kompetisi yang diikuti oleh 373 Siswa SMA/MA se-Jawa Timur. Pada babak penyisikan ini dibagi menjadi 4 rayon, yakni rayon Malang, rayon Tulungagung, rayon Jember, dan rayon Lamongan. Dalam kegiatan olimpiade ini mengangkat tema “Generasi Humanis dalam Masyarakat Multikultural”. Para siswa siswa diuji dari aspek pengetahuan, penalaran ilmu sosiologi, menumbuhkan sikap sosial, dan menggali potensi akademik siswa dalam berkompetensi.

Pengalaman pertama SMA Ar-Rohmah Putri mengikuti olimpiade sosiologi dengan mendaftarkan 10 santri dalam babak penyisihan. Alhamdulillah, karena rejeki dan campur tangan dari Allah serta dukungan oleh guru pendamping akhirnya satu santri berhasil lolos ke babak semifinal. Satu santri yang lolos ke babak semifinal, yakni EZRA MILZA yang harus berkompetisi dengan 77 peserta SMA/MA se-Jatim. 77 peserta yang lolos babak semifinal mengerjakan tiga soal esai dalam waktu 30 menit.

Tepat pukul 08.30 WIB Tim I’AR berkumpul di depan gedung Muhammad. Kemudian berangkat menuju DILO Malang. Perjalanan yang ditempuh kurang lebih 45 menit. Sesampainya di lokasi, Tim I’AR mengisi presensi peserta kemudian masuk ke ruang workshop. Dalam kegaiatan workshop ini mendatangkan langsung dua pemateri yang cukup berkompeten dalam bidangnya. Pemateri pertama yakni M. Ziaelfikar Albaba yang cukup berkompeten dalam bidang industri kreatif desain grafis dan pemateri kedua yakni Hino Kertapati yang berkompeten dalam bidang kepenulisan atau jurnalistik.

Terlihat wajah peserta yang sangat bersemangat dalam mengerjakan soal-soal esai tersebut. Harapan yang besar mampu mengerjakan soal esai dengan tepat dan benar.

Setelah selesai mengerjakan soal esai kemudian diambil 36 peserta yang nantinya akan berlanjut ke soal analisis artikel dalam waktu 10 menit. Dari 36 peserta yang mengerjakan soal analisis artikel, yang lolos ke tahap selanjutnya hanya 16 peserta. 16 peserta ini harus berkompetisi lagi dalam merebutkan 6 besar juara. Kompetisi ini, yakni analisis video fenomena sosial dalam waktu 15 menit. Di tahap terakhir ini terjadi kompetisi antar peserta yang cukup memanas. Para siswa harus berpikir kritis dan teliti dalam menganalisis video yang telah disajikan oleh panitia olimpiade.

Suasana di ruang olimpiade semakin menegangkan, ketika diumumkan 6 peserta yang tersisa yang nantinya akan masuk ke babak final. Alhamdulillah, Erza Milza masuk ke dalam 6 peserta yang lolos.

Dalam babak final ini para peserta berkompetisi dalam cerdas cermat (cepat tanya jawab) untuk memperebutkan Juara 1, 2, 3, dan Harapan 1, 2, 3. Ketika babak cerdas cermat ini berlangsung terlihat para peserta yang saling beradu jawaban dan pendapat yang benar. Juri Olimpiade Sosiologi adalah JOAN HESTI GITA PURWASIH, S.Pd, M.Si; Bu Nike Kusumawanti., S.Sos., M.A; dan Akil Fitra Sholakodin, S.Pd. Setelah babak cerdas cermat berakhir, para juri mendiskusikan siapa-siapa saja yang berhak menjadi pemenang dalam olimpiade ini.

Suasana hening, senyap, dan rasa penasaran bergejolak jadi satu. Akhirnya, dibacakanlah oleh salah satu juri nama-nama yang berhak menjadi pemenang dalam olimpiade Sosiologi. Proses takkan pernah menghianati hasil, Ezra Milza berhasil menjadi pemenang harapan 1 dalam olimpiade Sosiologi tingkat SMA/MA se-Jatim. Tak pernah terbayangkan sedikitpun di benaknya mampu bersaing dengan para peserta SMA/MA se-Jatim dengan pengalaman pertamanya mengikuti olimpiade Sosiologi. Semoga Allah memberikan barokahNya.( I’AR, AFF )

Author: adminartri

Leave a Reply