News & Info

Madrasah Diniyah Ar-Rohmah Putri Pesantren Hidayatullah Malang resmi diakui oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Pengakuan itu berdasarkan Piagam Penyelenggaraan Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustho yang dikeluarkan oleh Kantor Kementrian Agama Kabupaten Malang, dengan nomor surat DTW/768/2018.

Piagam tersebut ditandatangani Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Malang, Rasyidi, dengan nomor Statistik Diniyah Takmiliyah : 321235070768

Kepala Madrasah Diniyah (Madin) Ar-Rohmah Putri, ustadz Alimin Muhtar mengatakan, keluarnya piagam tersebut menegaskan bahwa Madin Ar-Rohmah Putri secara hukum berhak menyelenggarakan pendidikan diniyah sesuai ketentuan yang berlaku.

“Ini merupakan kabar gembira bagi seluruh pengelola, dewan guru dan santri Ar-Rohmah Putri,” ujar ustadz Alimin, panggilan akrabnya.

Ustadz Alimin menambahkan, diantara manfaat piagam tersebut adalah memudahkan para alumninya melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Atau saat mereka ingin mendapatkan beasiswa tertentu. Sebagian Perguruan Tinggi dan pemberi beasiswa mensyaratkan dokumen piagam madrasah dan pondok pesantren. Terbitnya piagam tersebut, menjadikan alumni Ar-Rohmah Putri tidak akan terkendala itu lagi.

Madrasah Diniyah Ar-Rohmah Putri sebenarnya telah eksis sejak berdirinya Yayasan Pendidikan Islam Ar-Rohmah Putri pada 2007 silam. Namun, selama ini masih menginduk kepada Madrasah Diniyah Ar-Rohmah Putra. Berpijak pada aturan penyelenggaraan Madin yang mengharuskan pemisahan lembaga putra dan putri, maka pengurusan piagam tersebut dilakukan. (Alimin/Diniyah | Editor : Hery Purnama)

Author: Ar-Rohmah Putri

Tinggalkan Balasan