News & Info

ARROHMAHPUTRI.sch.id – Tak lengkap rasanya bila berada di Korea Selatan itu tak menyempatkan singgah ke Hanok Village. Perkampungan tradisional Korea yang merupakan peninggalan dari Dinasti Joseon.

Rombongan overseas SMP-SMA Ar-Rohmah Putri Pesantren Hidayatullah Malang pun menilik ikon utama kota Seoul itu selama 1,5 jam, Jum’at (18/10).

Terdapat ratusan rumah tradisional Korea di perkampungan atau desa tersebut. Selain bangunan, struktur desa ini juga unik. Arsitektur tradisional desa penuh dengan lorong-lorong yang memesona. Berjalan di sana seolah kembali ke zaman Dinasti Joseon.

Berada di sebelah utara dua ikon Seoul, Sungai Cheonggye dan Distrik Jongno, lokasi desa ini sangat strategis. Yakni di kaki selatan gunung yang menghubungkan Pegunungan Baegak dan Eungbongsan. Desa ini juga dikelilingi hutan rindang dengan panorama yang indah.

Sekitar 600 tahun yang lalu pada era Dinasti Joeson (1392-1897), desa ini hanya dihuni oleh para bangsawan bersama keluarga mereka. Sebab desa ini dekat dengan dua istana kota.

Para bangsawan tersebut tinggal di rumah hanok dengan arsitektur yang unik pula. Rumah tradisional itu lengkap dengan elemen-elemen khas. Seperti atap panjang dan melengkung, serta lantai ondol untuk menjaga rumah tetap hangat di musim dingin.(Hp/Hms)

Related Article:

Author: Ar-Rohmah Putri

Leave a Reply