News & Info

(Bersama Ustadz DR. Nasirul Haq, Lc., MA)

Malam ini (25/08/2017) terasa ada yang berbeda bagi santri SMA Ar-Rohmah Putri Malang, karena malam ini para santri kedatangan tamu yang sangat istimewa. Santri-santri SMA Ar-Rohmah Putri mendapatkan kesempatan untuk bertemu sekaligus berbagi pengalaman dengan Ustadz DR. Nasirul Haq, Lc., MA. Beliau adalah Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah.

Kedatangan beliau ke Malang adalah dalam rangka tugas organisasi. Kemudian beliau berkesempatan untuk datang ke LPI Ar-Rohmah Putri Pesantren Hidayatullah Malang, sekaligus bertemu dengan para santri SMA Ar-Rohmah Putri Malang. Pertemuan santri dengan beliau sangat menginspirasi semua yang hadir di Aula Lama depan Masjid tersebut.

Bagaimana beliau menceritakan kehidupan saat masih di Pesantren Hidayatullah Balikpapan, kemudian mendapatkan kesempatan melanjutkan studi S1 di Madinah, kemudian S2 di Malaysia, dan S3 di Malaysia. Tentu hal ini sangat menarik bagi para santri yang sebentar lagi akan melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.

Baca Juga:

Para santripun sangat antusias untuk mendengarkan motivasi dan nasehat dari ustadz DR. Nasirul Haq, Lc., MA. Beliau menyampaikan bagaimana dirinya saat menuntut ilmu, harus bisa mandiri untuk mencukupi kebutuhan hidup sendiri, mengatur waktu belajar, ibadah dan bekerja dengan baik, belajar terus menerus dengan sedikit tidur, menghafal Al-Qur’an sampai terasa lelah, senantiasa tahajud, dan masih banyak lagi kegiatan yang beliau ceritakan. Tentu untuk mencapai cita-cita tersebut harus dilalui dengan banyak tantangan. Beliau juga menyampaikan nasehat Imam Syafi’i bagi para penuntut ilmu,

ilmu tidak akan diperoleh kecuali dengan enam perkara yang akan saya beritahukan perinciannya: (1) kecerdasan, (2) semangat, (3) sungguh-sungguh, (4) berkecukupan, (5) bersahabat (belajar) dengan ustadz, (6) membutuhkan waktu yang lama.

Beliau melanjutkan bahwa ternyata ketika menuntut ilmu di pesantren harus ikhlas dan sabar, mungkin saat ini terlihat berat, capek dan menderita. Tetapi hal ini sesungguhnya adalah cara terbaik untuk melatih diri agar senantiasa mendekatkan diri dengan Allah. Dan akan dirasakan oleh para santri saat mereka menghadapi kehidupan sebenarnya, yakni 5 atau 10 tahun yang akan datang. Saat kita harus sudah bisa mandiri, berfikir dan bertindak menentukan kemana langkah kaki ini harus berjalan, pada saat mungkin orang yang kita cintai satu demi satu meninggalkan kita. Saat itulah sesungguhnya apa yang kita pelajari dan rasakan di pesantren menjadikan kita kuat, tegar, ikhlas dan sabar dalam menjalani hidup ini.

Mohon do’a, bimbingan dan dukungan dari semuanya, semoga para santri Ar-Rohmah Putri Malang senantiasa istiqomah dan diberi kesabaran dalam menuntut ilmu, sehingga mereka semua menjadi anak-anak yang sholihah, senantiasa mendo’akan kedua orang tuanya dan tetap berada dalam lindungan dan jalan Allah SWT. Aamiin…
Wallahu a’lam bi showab

Author: Ar-Rohmah Putri

Leave a Reply