News & Info

Malang — SMP-SMA Ar Rohmah Putri Islamic Boarding School Malang semakin menjadi idola para lulusan SD dan SMP. Terbukti dari tahun ke tahun jumlah lulusan SD yang mendaftar di SMP dan lulusan SMP yang mendaftar di Ar Rohmah Putri terus meningkat. Mereka tidak hanya dari Malang dan kota-kota di Jawa Timur, tapi juga berasal dari berbagai pulau di Indonesia.

Rully Cahyo Nufanto, Principal of Ar Rohmah Putri, menyampaikan, tahun lalu masing-masing angkatan di SMP dan SMA hanya menerima 7 kelas. Namun, tahun ini sudah mampu menerima 14 kelas. Sebab, sejatinya sejak dulu peminatnya sangat banyak, tapi karena gedungnya terbatas, maka dibatasi hanya 7 kelas. “Sekarang pembangunan gedung baru sudah hampir selesai, jadi kami bisa menambah kelas lagi,” terang dia.

Dia melanjutkan, banyaknya peminat Ar Rohmah Putri itu tidak lepas dari program pembelajaran yang baik serta lingkungan pesantren yang sangat mendukung, bersih, dan tertata rapi. Jadi, para santri merasa betah dan nyaman dalam belajar. Menurut dia, keberhasilan dalam proses pendidikan di Ar Rohmah Putri ini karena lembaga tersebut menerapkan sistem Tauhid Based Integral Education yang dalam setiap proses KBM terinternalisasi dengan nilai-nilai ketauhidan.

Adapun terkait dengan desain kurikulum, di dalamnya memuat 3 kurikulum pendidikan. Kurikulum pertama adalah Kurikulum Nasional (Depdikbud), semua merujuk kepada standar yang telah ditetapkan dan diakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah.

Kedua, Kurikulum Diniyah Khas Hidayatullah yang mana santri dididik memahami ilmu-ilmu fardhu ‘ain seperti akidah, fikih, dan Alquran sekaligus ilmu-ilmu fardhu kifayah seperti nahwu, shorof, dan ushul fiqh. Setiap santri akan menempuh 6 jenjang Mubtadi’ dan Mutawassith (setara kelas VII SMP sampai XII SMA). Dalam sistem ini, santri akan dibimbing untuk mengkaji dan mengkhatamkan 21 kitab klasik dan modern.

Selain itu, santri juga dibekali skill membaca kitab gundul dan metodologi pembelajaran (didaktik-metodik, teori & praktik). Kurikulum diniyah juga meliputi pembelajaran Alquran (Tilawah dan Tahfizh Quran). Standardisasi bacaan masing-masing santri menjadi prioritas dalam pembelajaran tilawah, sedangkan Tahfizul Quran menargetkan hafalan 3 – 30 juz (sesuai level santri).

Kurikulum ketiga adalah kurikulum kepengasuhan dan keasramaan. Di sini santri dibimbing oleh para guru, pengasuh, wali kelas, wali asrama untuk praktik dan pembiasaan peribadatan, praktik, dan latihan hidup mandiri, praktik dan berlatih bermuamalah sosial, serta praktik dan pembiasaan komunikasi bahasa Arab dan Inggris.

Kemudian salah satu program strategis di Ar-Rohmah Putri terkait dengan leadership dan pengkaderan adalah Gerakan Pandu Hidayatullah (GPH) yang di dalamnya memuat program Tarbiyah Jasadiyah, Tarbiyah Ruhiyah, Tarbiyah Tsaqofiyah, Tarbiyah Ijtima’iyah, dan Tarbiyah Qiyadiyah. Program ini menargetkan terwujudnya generasi yang Takwa, Cerdas, dan Mandiri.

berita radar malang
berita radar malang

Selain kurikulum di atas, SMP-SMA Ar Rohmah Boarding School Putri tahun ini juga membuka program kelas internasional (International Class Program) dan Bilingual Class Program (BCP). International Class Program (ICP) adalah program kelas international untuk SMP-SMA yang dirancang untuk mengasah kompetensi keilmuan santri dan mempersiapkan mereka menjadi bagian dari masyarakat global.

Untuk kurikulum mengolaborasikan sistem pendidikan nasional dengan sistem pendidikan internasional seperti Kurikulum Cambridge. Sedangkan program Bilingual Class Program (BCP) adalah program kelas reguler yang mana proses belajar mengajar menggunakan dua bahasa, yaitu bahasa nasional dan bahasa Inggris.

Editor : Kholid Amrullah

Related Article:

Author: Ar-Rohmah Putri

Tinggalkan Balasan