News & Info

Memperingati Hari Raya ‘Idul Adha setidaknya ada tokoh sentral yang harus dinapak- tilasi. Pertama adalah Nabi Ibrahim. Beliau dikenal dengan sebutan al-khalil(Kekasih Allah) yang juga merupakan salah satu Rasul Ulul Azmi,  yaitu rasul yang mendapatkan keistimewaan karena kesabaran dan ketabahan yang luar biasa serta mukjizat yang diberikan Allah kepada mereka sebagai bukti akan kerasulannya.

Santri SMP-SMA Ar-Rohmah Putri Malang Menapak-Tilasi Pengorbanan Nabi Ibrahim 2
Santri SMP-SMA Ar-Rohmah Putri Malang Menapak-Tilasi Pengorbanan Nabi Ibrahim 3

Ibrahim merupakan sosok manusia yang fenomenal dan menjadi ikon utama dalam sejarah proses pencarian Tuhan.  Tidak hanya itu, Ibrahim juga melakukan perlawanan terhadap mereka yang menyekutukan Allah dan melakukan penyebaran keyakinan untuk menyembah Allah sebagai satu-satunya Dzat yang wajib disembah, sehingga harus dihukum oleh raja Namrudz dengan dibakar hidup-hidup didalam unggun kayu api yang tinggi dan besar.  Juga Ibrahim berjasa dalam prosesi pembangunan ka’bah (kiblat kaum muslimin), sampai dengan terciptanya ibadah haji dan hari raya Idul Adha.

Ananda Akhila Citra Kinanti dari kelas 12 IPS 3 menyembelih sendiri Qurbannya
Ananda Akhila Citra Kinanti dari kelas 12 IPS 3 menyembelih sendiri Qurbannya

Kedua,  Nabi Ismail yang tidak lain adalah putera semata wayang dari Ibrahim yang diperolehnya dari Siti Hajar. Ismail dalam sejarah Idul Adha digambarkan sebagai seorang anak yang sangat taat kepada Allah, sehingga apapun yang diperintahkan Allah akan dilakoni dengan penuh kepasrahan dan tawakkal.

Related Article:

Dikisahkan dalam Alqur’an, tatkala usia Ismail menginjak dewasa, Ibrahim berkata kepadanya, “Hai anakku, saya bermimpi dalam tidur diperintahkan oleh Allah untuk menyembelihmu (sebagai kurban), bagaimana pendapatmu? Ismail menjawab “Hai bapakku, lakukan apa yang diperintahkan oleh Allah, insya Allah saya akan patuh dan sabar.”  Ketika Ibrahim mau menyembelih Ismail, Allah menggantinya dengan seorang binatang yang besar, dan Ismail selamat.  Peristiwa ini diabadikan oleh Allah dengan perintah menyembelih hewan kurban sebagai symbol ketaatan, kepatuhan dan pengorbanan kepada Allah sebagai ujian keimanan dan ketaqwaan.

Ananda Windy Melani Aura Putri Kelas VII G Menyembelih sendiri Qurbannya
Ananda Windy Melani Aura Putri Kelas VII G Menyembelih sendiri Qurbannya

Pagi ini (1/11/2017) selepas sholat ‘idul adha, semua santri SMP-SMA Ar-Rohmah Putri Pesantren Hidayatullah Malang mengadakan kegiatan Napak Tilas Pengorbanan Nabi Ibrahim. Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain perlombaan antar santri, seperti lomba tahfizh, drama dan narasi islami, dan lain sebagainya.

Santri SMP-SMA Ar-Rohmah Putri Malang Menapak-Tilasi Pengorbanan Nabi Ibrahim 6
Santri SMP-SMA Ar-Rohmah Putri Malang Menapak-Tilasi Pengorbanan Nabi Ibrahim 7
Santri SMP-SMA Ar-Rohmah Putri Malang Menapak-Tilasi Pengorbanan Nabi Ibrahim 8

Salah satu kegiatan yang sangat menarik dan cukup mendapat perhatian adalah melatih dan menumbuhkan keberanian santri dalam menapak-tilasi pengorbanan Nabi Ibrahim. Tantangan tersebut adalah melakukan penyembelihan hewan qurban. Para santri diminta langsung untuk melakukan proses penyembelihan hewan qurban sendiri. Tentu hal ini membuat para santri yang mendapat tugas untuk menyembelih berdebar-debar, karena ini mungkin pengalaman pertama mereka. Tetapi dengan penuh keyakinan, semangat dan keberanian, akhirnya semua santri yang mendapat tantangan tersebut berhasil melakukan tugasnya dengan baik…AllahuAkbar 3x

Semoga Allah senantiasa meridhoi langkah kita semua. Aamiin ya robbal’alamiin

Santri SMP-SMA Ar-Rohmah Putri Malang Menapak-Tilasi Pengorbanan Nabi Ibrahim 9
Santri SMP-SMA Ar-Rohmah Putri Malang Menapak-Tilasi Pengorbanan Nabi Ibrahim 10

Author: Ar-Rohmah Putri

Leave a Reply