News & Info

ARROHMAHPUTRI.sch.id — SMP-SMA Ar-Rohmah Putri Pesantren Hidayatullah Malang menyambut kedatangan santri baru dengan memberlakukan protokol kesehatan, Sabtu-Ahad (25-26/7).

Begitu tiba di pesantren, setiap santri baru wajib bermasker, cuci tangan, cek suhu badan, mandi di kamar mandi yang telah disediakan dan ganti baju. Barang bawaan mereka juga disemprot dengan disenfektan.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini orang tua dan keluarga pengiring hanya bisa mengantarkan putrinya hingga di halaman depan pesantren. Tidak diperbolehkan masuk asrama dan segera meninggalkan pesantren usai mengantar putrinya.

Sardinia Damayanti selaku Kepala Humas mengemukakan, kondisi fisik para santri baru itu juga harus betul-betul sehat. Tidak merasakan flu, batuk, demam dan memiliki riwayat penyakit dengan resiko tinggi.

“Tidak kalah penting, santri yang hasil rapid tesnya non reaktif saja yang diperbolehkan masuk ke pesantren,”ujarnya.

Selain itu, lanjut Ustadzah Nia, sapaan akrabnya, santri baru itu juga harus membawa surat karantina yang ditanda tangani oleh orang tua masing-masing. Surat itu sebagai bukti bahwa mereka telah melakukan isolasi mandiri selama dua pekan di rumah.

Setelah check in, seluruh santri baru menuju kamar masing-masing yang juga difungsikan sebagai tempat karantina. Didampingi oleh musrifah , mereka menata almari dan barang-barang bawaannya. Dalam masa karantina itu para santri baru mulai dikenalkan dengan lingkungan pesantren dan beragam aktivitasnya. (Kontributor : Akaren Tukat | Editor : Hery Purnama)

Related Article:

Author: Ar-Rohmah Putri

Leave a Reply