News & Info

Pagi itu, ada suasana yang berbeda di kampus Ar-Rohmah Putri – Pesantren Hidayatullah Malang. Ahad, 08 Jumadil Ula 1438 H bertepatan 05 Februari 2017 M digelar perhelatan akbar bagi santriwati marhalah 3 (SMP), yaitu Ujian Terbuka (Al-Imtihan An-Niha’iy Al-Mutaah Lil ‘Aam) untuk tahfizh Al-Qur’an dan hadis Arba’in Nawawiyah.

Ini adalah perhelatan ke-8 sejak berdirinya Ar-Rohmah Putri. Pada Ujian Terbuka (Uter) kali ini diikuti 202 santriwati. Prosesi Ujian dibuka dengan sambutan Kepala SMP Ar-Rohmah Putri, Ust. Rully Cahyo Nufanto, M.Kpd. Dilanjutkan pembacaan tata tertib pelaksanaan ujian terbuka dan diakhiri dengan do’a.

Related Article:

Ujian dilaksanakan di 4 (empat) ruang dengan sebaran peserta yang hampir sama. Tujuannya agar seluruh peserta mendapatkan kesempatan yang relatif sama, mengingat prosesi Uter memiliki dua fungsi pokok. Pertama, sebagai laporan langsung kepada wali santri atas proses pendidikan selama 3 tahun di pesantren. Kedua, sebagai sarana pengambilan nilai syahadah untuk Madrasah Diniyah.

Ada yang berbeda dalam prosesi Uter tahun ini. Orang tua/wali diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan kepada santriwati di akhir sesi.

Ada kejadian menarik di Ruang Ujian 3. Orang tua ananda Zahro Sirin melontarkan pertanyaan kepada putrinya untuk  menyebutkan salah satu hadits di kitab Arba’in Nawawi. Air mata mengalir deras mengiringi jawaban ananda Zahro Sirin saat membaca lafaz demi lafaz hadits yang ditanyakan. Suasana haru memenuhi ruang ujian bercampur syukur tak terkira dari semua pihak setelah melewati detik detik ujian yang menegangkan.

Semoga prosesi ujian tahfiz Qur’an dan hadits ini menjadi langkah kongkrit melahirkan generasi penghafal Qur’an dan hadits serta pengamal syariat Allah, untuk menyongsong kebangkitan kembali umat Islam. Aamiin.

Author: Ar-Rohmah Putri

Leave a Reply